Peranan Investasi P2P Dalam Pertumbuhan Ekonomi

Kaya Sugih
Read Time2 Minutes, 44 Seconds

Semakin tinggi modal yang dibutuhkan oleh para pelaku industri saat ini tidak seluruhnya bisa dilayani keperluannya oleh pihak perbank-kan. Sehingga banyak pelaku ekonomi mikro yang mengalami kebingungan dalam memperoleh suntikan dana, untuk itu semakin berkembangnya investasi fintech yang sejalan dengan perkembangan zaman dapat membantu layanan permodalan bagi pelaku usaha.

Peran Investasi P2P dalam Hal Pendanaan

  1. Diatur dalam Perpres No. 82 Th. 2016

Investasi P2P sudah secara resmi diatur dalam Perpres No. 82 tahun 2016 terkait SNKI atau Strategi Nasional Keuangan Inklusif. Yang mana di dalamnya dapat ditemui target-target yang ingin dicapai oleh pemerintah dalam upaya meningkatkan keuangan negara.

Fokus dari yang dilakukan pemerintah adalah adalah terhadap masyarakat yang memiliki pendapatan menengah ke bawah, para masyarakat lintas kelompok, serta para pelaku usaha mikro kecil menengah atau UMKM.

  1. Kinerja dalam Pengawasan OJK

Karena berada di dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan atau OJK, maka kinerja fintech P2P ini tentu akan sangat maksimal dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan pengawasan kegiatan yang berada dalam sektor keuangan. Entah itu yang memiliki keterkaitan dengan kegiatan perbankan, layanan keuangan non-perbankan, pasar modal, dan lain sebagaianyan.

Dalam hal ini investasi P2P juga memiliki peran dalam dunia perodalan untuk para pelaku UMKM sehingga dapat meningkatkan semangat dalam menjalankan usahanya. Karena dengan adanya investasi fintech P2P menjadi suatu penghubung bagi pemilik modal dengan pihak yang mencari modal.

Tentu dengan kerjasama yang dilakukan dapat menjadi suatu hubungan yang saling menguntungkan khususnya dalam bidang perekonomian. Karena keduanya dapat memperoleh keuntungan.

Perbedaan Investasi P2P dengan Bank Konvensional

  1. Bank Konvensional

Jauh sebelum munculnya investasi ekonomi inklusif P2P, segala bentuk permodalan dalam usaha dikendalikan oleh bank konvensional. Akan tetapi tidak semua usaha yang ada memenuhi syarat untuk dapat memperoleh suntikan dana dari bank konvensional tersebut terutama bagi pelaku usaha mikro. Pelaku usaha yang dapat mendapatkan pinjaman adalah perusahaan besar yang memenuhi syarat.

Selain itu pihak yang mengajukan pinjaman juga harus mendatangi secara langsung kantor bank tujuan dengan terlebih dahulu menyiapkan kelengkapan persyaratan yang berupa hardcopy dan biasanya pihak bank akan meminta sebuah jaminan kepada pihak yang mengajukan pinjaman.

Dalam bank konvensional proses verifikasi data serta informasi diterima atau tidak usulan yang diajukan juga harus menunggu beberapa waktu. Akibatnya tidak sedikit pelaku usaha yang menutup sementara usahanya karena menunggu proses verifikasi. Hal tersebut tentu sangat berbeda dengan adanya pihak investasi P2P.

  1. Investasi P2P

Lembaga P2P ini sudah dapat menjadi alternatif bagi para pelaku UMKM yang tidak bisa mengajukan pinjaman dana di bank konvensional. Syarat yang ditentukan oleh pihak P2P juga sangat mudah. Karena Anda hanya cukup mengakses webnya secara online. Dengan demikian para investor dengan para pencari dana bisa saling berinteraksi.

Perbedaan yang sangat jelas terlihat pada kedua layanan ini yaitu dari pertemuan antar keduanya. Di aman dalam P2p ini memberikan keleluasaan kepada para pendana untuk bisa memilih dalam menanamkan dananya pada perusahaan yang terdapat di dalam fintech.

Karena transaksi yang terjadi tentu akan dilandasi dengan adanya kesepakatan antara pihak investor dengan pihak yang mencari dana. Mulai dari segi besarnya bunga ataupun lamanya waktu pengembalian. Sehingga seluruh pelaku transaksi yang berlangsung di dalam fintech ini tidak ada yang dirugikan.

Setelah membaca informasi tersebut, sangat jelas diketahui bahwa begitu berperannya investasi P2P dalam hal meningkatkan perekonomian negara karena sistem yang digunakan mudah namun dengan tetap memperhitungkan keamanan dan kenyamanan antara pihak peminjam dengan pihak yang meminjam.

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
0 %
Angry
0 %
Surprise

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

iLotte.com Tawarkan Segudang Kelebihan Ketika Belanja Produk Kecantikan

Semakin menjamurnya produk kecantikan lokal ataupun impor di Indonesia ternyata bisa menyebabkan meningkatnya “lalu lintas” barang dan komoditas palsu. Seringkalinya konsumen kalangan menengah kebawah dibuat gelap mata karena mendapatkan tawaran produk dengan harga murah meriah. Dan yang lebih parahnya lagi, terkadang para penjual akan menjuak  barang palsu demi mendapatkan banyak […]

Subscribe US Now