Inilah yang Dimaksud Bank Sampah dan Juga Manfaatnya

Pernahkah kamu mendengar Bank Sampah? Pemerintah mencanangkan program bank sampah sebagai salah satu cara untuk mengurangi masalah sampah yang hingga saat ini memang sulit ditemukan sulosi terbaiknya. Lantas, apa itu bank sampah? Bank sampah sendiri adalah sebuah konsep pengumpulan jenis sampah kering yang kemudian dipilah berdasarkan kebermanfaatannya dan memiliki manjemen layaknya sistem perbankan yang saat ini ada di Indonesia.

Bank SampahDalam konsep ini, agar lebih mudah dipahami adalah bank, namun objek yang ditabung bukanlah uang melainkan sampah. Tidak hanya itu saja, bahkan bagi anggota atau nasabah dari bank sampah itu sendiri nantinya juga akan mendapatkan buku tabungan dan menariknya lagi, mereka juga bisa meminjam uang darisana dan pengembaliannya pun tidak harus dengan uang, namun kembali harus meyetorkan sampah.

Sampah yang dikumpulkan nantinya akan ditimbang dan diberikan harga dengan jumlah yang akan didapatkan oleh pihak Bank Sampah setelah dijual kepada pihak ketiga atau pihak yang telah bekerjasama membeli sampah yang mereka kumpulkan. Sementara itu, plastik kemasan yang cenderung tidak berharga akan dimanfaatkan oleh ibu-ibu warga PKK atau yang membentuk bank sampah itu sendiri sebagai barang kerajinan tangan.

Lalu, apa manfaat dan tujuan dari bank sampah itu sendiri? Agar dipahami bahwa membangun bank sampah bertujuan tidak untuk bank sampah itu sendiri. Atau dengan kata lain tidak untuk menjadikannya ladang bisnis yang harus memajukan bank sampah itu sendiri secara finansial. Namun, lebih kepada membangun agar masyarakat bisa menyadari dan peduli terhadap sampah yang selama ini mereka buang sembarangan. Selain itu, mereka yang sudah peduli terhadap sampah itu pun bisa mendapatkan nilai ekonomi dari apa yang selama ini mereka buang sembarangan tersebut.

Oleh karena tidak adanya sistem keuntungan itu sendiri, maka pihak yang ingin membangun bank sampah terlebih dahulu harus mengerti bagaimana konsep 4R sehingga secara langsung yang didapatkan oleh masyarakat bukanlah manfaat ekonomi melainkan juga bagaimana pembangunan kebersihan lingkungan, kemudian lingkungan yang hijau yang pastinya sehat.

Kemudian Bank sampah juga bermanfaat sebagai solusi untuk membuat pemukiman menjadi bersih dan nyaman tentunya bagi warga yang bertempat di daerah sekitar lokasi bank sampah itu sendiri. Tidak hanya akan membuat warga disiplin untuk mengelola sampah itu sendiri, namun juga akan mendapatkan tambahan finansial. Setidaknya inilah pola yang ingin diterapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia ketika membangun untuk pertama kalinya Bank Sampah secara serentak di 250 kota di seluruh wilayah Indonesia.

Hal tersebut juga tak lepas dari alasan utamanya yakni sampah merupakan masalah yang paling serius yang apabila tidak ditangani dengan baik maka nantinya beberapa tahun nanti setidaknya akan ada 250 juta jiwa rakyat Indonesia yang akan tinggal dan hidup bersama dengan tumpukan sampah yang ada di lingkungannya. Yang pastinya akan tidak sehat.

Cara kerja bank sampah itu sendiri adalah dengan menyetor sampah yang dilakukan oleh nasabah dengan langsung datang ke bank sampah atau pihak bank sampah yang berkeliling mencari sampah yang akan ditabung oleh masyarakat atau nasabahnya. Sampah yang dikumpulkan oleh masing-masing nasabah terlebih dahulu ditimbang dan kemudian dicatat buku rekening oleh petugas bank sampah. Nah, di buku rekening nantinya juga akan dicatat berapa besaran tabungan yang telah dikumpulkan atau saldo uang yang telah dikumpulkan. Uang ini pun bisa diambil dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat oleh kedua belah pihak atau pihak bank Sampah sebagai pengelolanya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *